KabarJawa.com — Kota budaya dan pendidikan ini kembali menambah ruang terbuka hijaunya dengan hadirnya Taman Segoro Amarto. Taman tersebut dibangun di kawasan Bundaran Samsat, Kelurahan Bumijo, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, dan kini menjadi ikon baru di tengah keramaian kota.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, meresmikan taman tersebut dengan menandatangani prasasti peresmian. Warga sekitar ikut menyaksikan momen tersebut, menyambut kehadiran taman yang menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha.
Pembangunan Taman Segoro Amarto merupakan kontribusi dari Bank BPD DIY melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rohmad, menyebut pembangunan taman ini sebagai wujud nyata kepedulian terhadap keindahan dan kelestarian lingkungan perkotaan.
“Karena itu, lingkungan kota harus dijaga dan dipercantik agar menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung,” ujar Santoso.
Ia menegaskan bahwa taman ini bukan hanya proyek estetika, tetapi juga bentuk nyata kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah untuk menjaga harmoni kota.
Simbol Kolaborasi dan Ekologis Kota
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan apresiasinya kepada BPD DIY atas partisipasi aktif dalam mempercantik wajah kota.
Ia menyebut Taman Segoro Amarto bukan hanya memperindah tata ruang, tetapi juga memberikan fungsi ekologis penting seperti penyedia oksigen, penyerap polusi, dan menjadi bagian dari paru-paru kota.
“Saya berterima kasih kepada Bank BPD DIY yang telah membantu mempercantik wajah kota ini. Pembangunan taman ini bukan hanya sekadar memperindah, tetapi juga memberikan fungsi ekologis sebagai penghasil oksigen, penyerap polusi, serta bagian dari paru-paru kota,” ucap Hasto.
Menurutnya, taman ini menjadi ruang publik yang ramah dan asri. Masyarakat dapat beristirahat, bersantai, atau berinteraksi sosial di tengah kesibukan urban.
Taman Segoro Amarto juga memiliki makna simbolis karena dibangun bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-269 Kota Yogyakarta.
Keberadaannya menandai pembangunan kota yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur keras, tetapi juga pada keseimbangan antara manusia dan lingkungan.
Hasto menekankan pentingnya semangat Segoro Amarto yang berarti gotong royong agawe majuning Ngayogyokarto, yakni semangat kebersamaan untuk kemajuan Kota Yogyakarta. Ia berharap kontribusi BPD DIY dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk ikut serta mempercantik kota.
Ruang Publik Baru untuk Warga
Peresmian Taman Segoro Amarto menunjukkan bahwa kolaborasi antara Pemerintah Kota Yogyakarta dan dunia usaha dapat mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Keindahan kota tidak hanya berasal dari bangunan beton, tetapi juga dari kepedulian bersama terhadap ruang hidup yang sehat, indah, dan berbudaya.
Taman ini menjadi bukti bahwa Yogyakarta terus tumbuh sebagai kota yang maju dan modern, sekaligus menjaga nilai gotong royong serta harmoni dengan alam.
Terletak di depan Kantor Samsat yang ramai dikunjungi setiap hari, taman ini menjadi ruang publik strategis yang menyatukan warga dengan lingkungan.
Pepohonan rindang, hamparan rumput hijau, dan ornamen khas Yogyakarta menciptakan suasana nyaman bagi siapa pun yang singgah.
Warga mulai memanfaatkan taman ini untuk berolahraga pagi, bersantai sore, atau sekadar berbincang di bawah pepohonan.
Hiburan
Berita Olahraga
News
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Drama Korea
Resep Masakan
Pendidikan
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Berita Terbaru
Lifestyle
