Cara Install ChangeDetection di NAT VPS


NATVPS.idChangeDetection adalah sebuah aplikasi untuk melakukan pemantauan terhadap perubahan dari suatu website dan mendapatkan notifikasi pemberitahuan jika ada. ChangeDetection dapat digunakan untuk melakukan pemantauan perubahan situs secara otomatis, seperti perubahan harga, perubahan stok produk, pengecekan informasi terbaru, dan lain sebagainya.

Artikel ini membahas mengenai langkah-langkah install ChangeDetectio di NAT VPS menggunakan Docker, beserta konfigurasi NGINX untuk reverse-proxy. Artikel ini menggunakan Ubuntu 22.04 sebagai acuan, namun Anda dapat menggunakan distribusi lain seperti Debian dan CentOS. Pastikan OS yang digunakan mendukung Docker.

Konfigurasi Port Forwarding

Mengingat kita menggunakan NAT, kita perlu menambahkan 2 konfigurasi port forwarding pada panel Virtualizor (atau panel VPS lain sesuai provider), yaitu port forwarding HTTP dan HTTPS untuk domain ChangeDetection.

Sebagai contoh, pada artikel ini akan menggunakan domain detect.tutorial.mdinata.my.id untuk mengakses ChangeDetection. Anda bebas mengganti domain sesuai pilihan Anda. Catat port dan domain ini, karena kita akan menggunakannya lagi pada proses deploy.

blank

Jangan lupa untuk menambahkan DNS record yang menuju ke IP publik NAT VPS Anda, seperti ini:

blank

Install Docker

Kita akan menggunakan Docker dan Docker Compose untuk deploy ChangeDetection.

Pertama, Install curl menggunakan perintah:

apt update && apt install curl -y

blank

Kemudian, jalankan script instalasi otomatis dari Docker dengan memasukkan:

curl -fsSL get.docker.com | sh

Tunggu hingga proses instalasi selesai.

blank

Install ChangeDetection

ChangeDetection menyediakan konfigurasi Docker Compose yang siap digunakan di repositorinya, sehingga kita tidak perlu membuat file konfigurasi docker-compose.yml dari awal.

Pertama, install Git dan clone repositori ChangeDetection.

apt install git -y
 git clone --depth 1 changedetection
 cd changedetection/

blank

Konfigurasi tidak perlu diubah, namun Anda bebas mengubahnya jika perlu.

Jalankan ChangeDetection:

docker compose up -d

blank

Tunggu hingga proses deploy selesai. Deploy pertama kali dapat memakan waktu beberapa menit karena harus mengunduh seluruh image ChangeDetection dari awal.

Konfigurasi NGINX (Reverse Proxy)

Agar kita dapat mengakses URL melalui domain seperti detect.tutorial.mdinata.my.id, kita dapat menggunakan reverse proxy seperti NGINX.

Pertama, install NGINX melalui perintah:

# Hapus Apache2 dan pendukungnya (biasanya terpasang secara bawaan di VPS OpenVZ)
 apt purge apache2* -y
 
 # Install NGINX
 apt install nginx -y

blank

Buat konfigurasi host baru khusus untuk Umami:

nano /etc/nginx/sites-available/changedetection

Kemudian tempelkan konfigurasi berikut:

# # Reference: 
 
 server {
 listen 80;
 listen [::]:80;
 server_name detect.tutorial.mdinata.my.id;
 
 location / {
 proxy_pass proxy_set_header Host "localhost";
 proxy_set_header X-Forwarded-Prefix /app;
 proxy_set_header X-Forwarded-Proto $scheme;
 }
 }

Sesuaikan detect.tutorial.mdinata.my.id dengan domain Anda.

blank

Aktifkan konfigurasi tersebut dengan:

ln -sf /etc/nginx/sites-available/changedetection /etc/nginx/sites-enabled/changedetection
 
 # Restart NGINX
 systemctl restart nginx

blank

Generate Sertifikat SSL (Let’s Encrypt)

Agar domain kita dapat diakses melalui HTTPS, kita perlu membuat sertifikat SSL. Kita dapat menggunakan sertifikat SSL gratis dari Let’s Encrypt melalui Certbot.

Install Certbot dan plugin NGINX nya menggunakan perintah:

apt install python3-certbot python3-certbot-nginx

blank

Lalu, generate sertifikat melalui Certbot dengan perintah

certbot --nginx -d detect.tutorial.mdinata.my.id

Ganti detect.tutorial.mdinata.my.id dengan domain Anda.

blank

Selamat! Domain Anda saat ini dapat diakses melalui koneksi aman HTTPS.

Mengakses Dashboard ChangeDetection

ChangeDetection dapat diakses melalui domain Anda sebelumnya. Contoh: https://detect.tutorial.mdinata.my.id.

blank

Penutup

Demikianlah artikel ini mengenai langkah-langkah install ChangeDetection di NAT VPS. Jika bingung atau ragu, jangan sungkan untuk bertanya di grup Telegram @IPv6Indonesia. Terima kasih!



Hiburan

Berita Olahraga

News

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Drama Korea

Resep Masakan

Pendidikan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Lifestyle

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *